Memulai freelance di tingkat global - Bagian 1

Irfan Yulianto
|
May 17, 2022

Freelance dimulai dari hal sederhana

Memulai freelance hanya membutuhkan 3 hal sederhana yaitu : 1) Skill, 2) Sebuah laptop, 3) Koneksi internet. Jangan berpikir yang tidak seberapa kamu butuhkan di awal seperti : 1) Modal investasi, 2) Ruang kantor, 3) Website/logo/branding.

Skill

Skill disini berarti telah memiliki portofolio yang kuat dan kredibel. Dihasilkan dengan proses berpikir dan alur kerja yang diharapkan oleh rekruter atau klien.

Photo by Daniel Thomas on Unsplash

Dari pengamatan penulis, biasanya kita akan tertarik dan interest pada orang yg menunjukkan tutorial dan proses mereka saat belajar. Misalnya, kalau di UI/UX ada mas Kukuh Aldy yang selalu share video pembelajaran dan Mas Dwinawan yang nulis pembelajaran / learning path. Otomatis klien itu pada banyak yg tertarik, karena tau proses pikiran dan kinerja mereka menghasilkan karya.

Bootcamp banyak orang tertarik karena mengajarkan prosesnya, sekolah / kuliah pun juga mahal karena prosesnya (masuk dlm kultur yang mahal) misal universitas yang bagus juga punya kultur baik. Proses ini yang menurutku membuat kita lebih berbeda dari kandidat lain. Hal inisangat penting agar recruiter tau cara berpikir kita, apa yang kita pahami dan tau skillset kita apa aja.

Mediumnya pun juga bisa sesuai style kita, kalau suka nulis di medium. Suka bikin video di youtube. Suka desain feed IG bisa buat konten IG, dan sebagainya.

Laptop dan koneksi internet

Laptop ibarat mjolnir atau senjata pamungkas pekerja di era digital saat ini. Usahakan tiap laptop sudah sesuai dengan kebutuhan kerja. Misalnya untuk desain, paling tidak mampu digunakan untuk membuka software kebutuhan kerja seperti Adobe CC, Figma, dan sebagainya.

Photo by Burst on Unsplash

Akan lebih baik jika laptop atau PC dapat digunakan untuk multitasking. Karena dalam kondisi tertentu kita akan membuka banyak tab browser ataupun beberapa software bersamaan. Contohnya kita membuat project planning dengan Notion, membuka Figma, dan juga mencari referensi di tab browser.

Selanjutnya, kita perlu koneksi internet yang cukup untuk terhubung dengan dunia global. Yaitu dapat mengakses berbagai platform freelance dan alur kerja yang membutuhkan online. Menurut penulis paling tidak dibutuhkan kecepatan 3-5 mb / detik, dengan kecepatan yang stabil di angka seperti itu akan memudahkan saat meeting dan melakukan riset online.

Coba dan eksperimen

Setidaknya 3 hal diatas adalah modal awal yang dibutuhkan dalam freelance. Memulai freelance tidak harus menunggu kondisi ideal. Dengan kondisi terbatas pun sebenarnya kita bisa, jika kita mau mencoba. Sudah siap untuk mulai belajar freelance ?

Selanjutnya penulis akan membahas bahasan turunanya : Tips freelance bagi pemula

Written by
Irfan Yulianto
Indonesia-based Product Designer who crafts minimal, useful and easy to use interfaces. A lifelong learner and passionate about how design and technology can make a good impact on people's lives